Kondisi Perekonomian Kabupaten Bekasi
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) merupakan salah satu indikator ekonomi makro yang dapat digunakan untuk melihat tingkat perkembangan dan struktur perekonomian di suatu daerah. Nilai PDRB disajikan atas dasar harga berlaku, yaitu dengan memperhitungkan pengaruh harga, dan atas dasar harga konstan, yaitu tanpa memperhitungkan pengaruh harga. PDRB Kabupaten Bekasi tahun 2007 atas dasar harga berlaku, meningkat 11,05% dari tahun sebelumnya dari Rp. 66.520 milyar di tahun 2006 menjadi Rp.73.868 milyar di tahun 2007. Sedangkan atas dasar harga konstan mengalami peningkatan Rp. 43.793 milyar di tahun 2006 menjadi Rp. 46.480 milyar di tahun 2007.

Distribusi persentase PDRB menurut sektor menunjukkan kontribusi masing-masing sektor dalam pembentukan PDRB. Pada beberapa tahun terkahir, sektor industri memegang peranan paling penting dalam pembangunan perekonomian Kabupaten Bekasi. Sektor ini adalah sektor yang paling dominan dalam pembentukan PDRB di Kabupaten Bekasi. Dibandingkan tahun sebelumnya, sektor industri mengalami penurunan kontribusi terhadap PDRB dari 80,25% pada tahun 2006 menjadi 79.82% di tahun 2007. Kemudian diikuti oleh sektor perdagangan yang memberikan kontribusi sebesar 8,52%.

Sebagaimana layaknya sektor yang menjadi motor penggerak pembangunan, maka keberadaan sektor industri yang dominan di Kabupaten Bekasi mengangkat sektor tersier (perdagangan, angkutan, bank, lembaga keuangan dan jasa) menjadi sektor kedua yang dominan di Kabupaten Bekasi. Di lain pihak sektor pertanian adalah sektor ekonomi yang selalu terdesak. Sektor pertanian di Kabupaten Bekasi mendominasi perekonomian dan menjadi sektor andalan di Kabupaten Bekasi sebelum berkembang pesatnya sektor industri.

Back to top
Close Offcanvas Sidebar